LABVIRAL

Berapa Rasio Cicilan Utang yang Aman dari Gaji? Ini Batas Ideal agar Keuangan Tetap Sehat

Berapa Rasio Cicilan Utang yang Aman dari Gaji? Ini Batas Ideal agar Keuangan Tetap Sehat (Sumber : pinterest/Ekonomista)

LABVIRAL.COM – Memiliki utang atau cicilan bukanlah hal yang selalu buruk. Banyak orang memanfaatkan kredit untuk membeli rumah, kendaraan, hingga memenuhi kebutuhan produktif lainnya.

Namun, masalah muncul ketika jumlah cicilan yang harus dibayar setiap bulan terlalu besar dibandingkan dengan penghasilan.

Karena itu, penting untuk memahami Berapa Rasio Cicilan Utang yang Aman dari Gaji? Ini Batas Ideal agar Keuangan Tetap Sehat. Dengan mengetahui batas yang tepat, Anda dapat mengelola keuangan lebih bijak, menghindari stres finansial, serta tetap memiliki ruang untuk menabung dan berinvestasi.

Baca Juga: Dana Kembali, Senyum Hermawati Pulih: Terimakasih BNI

Mengapa Rasio Cicilan Utang Penting?

Rasio cicilan utang adalah perbandingan antara total kewajiban pembayaran cicilan bulanan dengan pendapatan bulanan yang Anda terima. Rasio ini menjadi salah satu indikator utama kesehatan finansial seseorang.

Jika rasio cicilan terlalu tinggi, maka sebagian besar penghasilan akan habis untuk membayar utang. Akibatnya, kebutuhan sehari-hari, dana darurat, hingga investasi bisa terabaikan.

Sebaliknya, rasio cicilan yang sehat memberikan fleksibilitas keuangan sehingga Anda tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup sekaligus mempersiapkan masa depan.

Berapa Rasio Cicilan Utang yang Aman dari Gaji?

Secara umum, para perencana keuangan menyarankan agar total cicilan utang tidak melebihi 30% hingga 35% dari pendapatan bulanan.

Artinya, jika penghasilan Anda sebesar Rp10 juta per bulan, maka total cicilan yang ideal berada di kisaran:

  • 30% x Rp10 juta = Rp3 juta
  • 35% x Rp10 juta = Rp3,5 juta

Dengan demikian, jumlah seluruh cicilan seperti KPR, kredit kendaraan, kartu kredit, maupun pinjaman lainnya sebaiknya tidak melebihi angka tersebut.

Editor : Aryafdillahi HS

Tags :
BERITA TERKAIT