- Demam tinggi yang sulit turun
- Batuk kering atau berdahak berkepanjangan
- Pilek berat dan hidung tersumbat
- Sakit tenggorokan
- Nyeri otot dan sendi ekstrem
- Kelelahan hebat
Baca Juga: Cara Membuat Dimsum Mentai Lezat ala Rumahan, Tak Kalah Sama Bikinan Resto
Gejala yang Lebih Serius
Pada beberapa kasus, super flu dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih berbahaya, seperti:
- Sesak napas
- Nyeri dada
- Pusing berat atau penurunan kesadaran
- Dehidrasi akibat muntah atau diare
Jika gejala tersebut muncul, sangat disarankan untuk segera mencari bantuan medis.
Penyebab Terjadinya Super Flu
1. Mutasi Virus Influenza
Virus influenza memiliki kemampuan bermutasi. Mutasi ini dapat membuat virus menjadi lebih mudah menular atau lebih kebal terhadap sistem imun manusia.
2. Sistem Imun yang Melemah
Kurang istirahat, stres berlebihan, pola makan tidak seimbang, serta penyakit kronis dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga infeksi menjadi lebih berat.
3. Lingkungan dan Pola Hidup
Lingkungan padat, ventilasi buruk, serta kebiasaan tidak menjaga kebersihan tangan meningkatkan risiko penyebaran super flu.
4. Infeksi Ganda
Dalam beberapa kasus, super flu terjadi karena infeksi virus yang diikuti infeksi bakteri, sehingga memperparah kondisi penderita.
Baca Juga: Cara Membuat Dimsum Mentai Lezat ala Rumahan, Tak Kalah Sama Bikinan Resto
Siapa yang Berisiko Tinggi Terkena Super Flu?
Beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami super flu, antara lain:
- Lansia di atas 60 tahun
- Anak-anak
- Ibu hamil
- Penderita penyakit kronis (diabetes, jantung, paru)
- Orang dengan sistem imun lemah
Mengetahui kelompok risiko ini membantu kita lebih waspada dan proaktif dalam pencegahan.
Editor : Aryafdillahi HS