LABVIRAL

Pentingnya Peran Ibu Menjadi Pendamping Terbaik Anak di Era Digital dan Kemajuan Teknologi

Pentingnya Peran Ibu Menjadi Pendamping Terbaik Anak di Era Digital dan Kemajuan Teknologi (Sumber : Ilustrasi /freepik)

Ketika anak merasa didengarkan, mereka akan lebih nyaman bercerita jika menemukan sesuatu yang membuat mereka bingung atau tidak nyaman di dunia digital.

Hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan akan jauh lebih efektif dibandingkan sekadar pengawasan tanpa komunikasi.

Memberikan Contoh Penggunaan Teknologi yang Sehat

Anak merupakan peniru yang sangat baik. Mereka belajar bukan hanya dari nasihat, tetapi juga dari kebiasaan yang dilakukan orang tua setiap hari.

Sulit mengharapkan anak mengurangi penggunaan gawai apabila ibu sendiri lebih banyak menghabiskan waktu menatap layar ponsel saat berkumpul bersama keluarga. Tanpa disadari, kebiasaan tersebut akan dianggap sebagai sesuatu yang wajar oleh anak.

Karena itu, memberikan teladan menjadi langkah yang sangat penting. Misalnya, membiasakan menyimpan ponsel ketika sedang makan bersama, membatasi penggunaan media sosial pada waktu tertentu, atau meluangkan waktu membaca buku bersama anak. Kebiasaan sederhana seperti ini akan menunjukkan bahwa teknologi memang penting, tetapi tidak boleh menguasai seluruh waktu dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: 15 Barang Wajib Anak Kos yang Bikin Hidup Lebih Praktis, Nyaman, dan Hemat

Keteladanan sering kali memberikan pengaruh yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar larangan.

Mengajarkan Anak Berpikir Kritis di Dunia Digital

Internet menyediakan jutaan informasi yang dapat diakses hanya dalam hitungan detik. Sayangnya, tidak semua informasi tersebut benar dan layak dipercaya. Berita palsu, konten yang menyesatkan, hingga berbagai bentuk penipuan digital kini semakin mudah ditemukan.

Di sinilah peran ibu menjadi sangat penting. Anak perlu diajarkan untuk tidak langsung mempercayai semua informasi yang mereka lihat di internet. Biasakan mereka bertanya dari mana sumber informasi berasal, apakah berasal dari media yang terpercaya, atau hanya unggahan seseorang di media sosial.

Kemampuan berpikir kritis akan menjadi bekal berharga bagi anak ketika mereka tumbuh dewasa. Dengan begitu, mereka tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar maupun berbagai tren yang sedang viral.

Editor : Aryafdillahi HS

Tags :
BERITA TERKAIT