LABVIRAL

Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2026: Simak Jadwal dan Penentuannya

Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2026: Simak Jadwal dan Penentuannya (Sumber : PIXABAY / Rabbector)

Jika hilal terlihat, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai 1 Ramadhan. Jika tidak terlihat, maka bulan Sya’ban digenapkan menjadi 30 hari.

3. Sidang Isbat Pemerintah

Hasil hisab dan rukyat kemudian dibahas dalam sidang isbat yang melibatkan:

  • Kementerian Agama
  • Ormas Islam
  • Ahli astronomi dan falak
  • Perwakilan instansi terkait

Sidang isbat inilah yang menentukan secara resmi awal puasa Ramadhan di Indonesia.

Baca Juga: Penyebab Overthinking pada Remaja dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Potensi Perbedaan Awal Puasa Ramadhan 2026

Seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu ada kemungkinan perbedaan awal puasa antara beberapa kelompok masyarakat. Hal ini biasanya disebabkan oleh:

  • Perbedaan kriteria visibilitas hilal
  • Penggunaan metode hisab murni oleh sebagian ormas
  • Perbedaan wilayah pengamatan

Namun, perbedaan ini adalah hal yang wajar dan telah menjadi bagian dari dinamika umat Islam. Yang terpenting adalah saling menghormati dan menjaga persatuan.

Sikap Bijak Menyikapi Perkiraan Awal Puasa

Meskipun banyak sumber membahas Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2026: Simak Jadwal dan Penentuannya, umat Islam dianjurkan untuk:

  • Menjadikan perkiraan sebagai informasi awal, bukan kepastian
  • Menunggu keputusan resmi pemerintah atau otoritas keagamaan yang diikuti
  • Tidak mudah terpengaruh oleh informasi tidak valid di media sosial

Dengan sikap bijak, umat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan.

Persiapan Menyambut Ramadhan Sejak Dini

Mengetahui perkiraan awal puasa sebaiknya diiringi dengan persiapan spiritual dan mental, seperti:

  • Melatih puasa sunnah
  • Memperbaiki kualitas shalat
  • Menyusun target ibadah Ramadhan
  • Mempersiapkan kesehatan fisik

Ramadhan bukan hanya soal tanggal, tetapi juga kesiapan hati dan amal.

Editor : Aryafdillahi HS

Tags :
BERITA TERKAIT