LABVIRAL

Penyakit Campak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Penyakit Campak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya (Sumber : freepik.com/freepik)

LABVIRAL.com - Penyakit campak merupakan salah satu penyakit menular yang masih sering ditemukan, terutama pada anak-anak.

Meskipun sudah tersedia vaksin yang efektif, kasus campak tetap terjadi di berbagai negara karena kurangnya imunisasi dan rendahnya kesadaran masyarakat tentang pencegahan penyakit ini.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Penyakit Campak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya, sehingga Anda dapat mengenali tanda-tandanya lebih awal dan mengambil langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi diri serta keluarga.

Baca Juga: ANTAM Pongkor Bawa Pulang Penghargaan ESG, PROPER Emas Tiga Periode

Apa Itu Penyakit Campak?

Campak adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dari kelompok Morbillivirus. Penyakit ini sangat mudah menular melalui percikan air liur atau droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.

Campak biasanya menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa yang belum pernah terkena campak atau belum mendapatkan vaksin juga berisiko tertular. Gejala utama penyakit ini adalah demam tinggi, ruam merah pada kulit, batuk, dan mata merah.

Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, infeksi telinga, hingga peradangan otak.

Gejala Penyakit Campak

Mengetahui gejala sejak dini sangat penting agar penderita bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Gejala campak biasanya muncul sekitar 7–14 hari setelah terpapar virus.

1. Demam Tinggi

Salah satu gejala awal campak adalah demam yang dapat mencapai suhu lebih dari 38°C. Demam biasanya berlangsung selama beberapa hari sebelum muncul ruam.

2. Batuk dan Pilek

Penderita campak sering mengalami batuk kering dan pilek yang mirip dengan gejala flu biasa. Hal ini sering membuat penyakit ini tidak langsung dikenali.

Editor : Aryafdillahi HS

Tags :
BERITA TERKAIT