"Harusnya kita memberikan teladan yang baik bahwa sebagai tokoh politik, sebagai tokoh masyarakat, ataupun kita pernah melakukan apapun kontribusi kita kepada bangsa dan negara, tapi kita juga harus ingat batas-batasnya di mana," paparnya.
Menurutnya, kritik terhadap pemerintah harus disampaikan secara konstruktif berbasis data dan program, bukan serangan pribadi yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.
"Jangan menyerang pribadi pemimpin, apalagi serangan-serangan itu bersifat fitnah, bersifat serangan yang tidak mempunyai dasar yang benar," tegasnya.
Ia menegaskan, SOKSI sebagai bagian dari Partai Golkar akan terus memperkuat konsolidasi politik dan memberikan dukungan kuat kepada pemerintah, termasuk melalui penyelenggaraan Rapimnas di Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besar provinsi tersebut terhadap perolehan kursi Golkar di DPR RI.
Editor : Zahwa Elia Azzahra