Penjelasan Ilmiah
- Air es tidak mengandung kuman penyebab radang
Radang disebabkan oleh mikroorganisme atau gangguan sistem imun, bukan oleh air dingin itu sendiri. - Tubuh mampu menyesuaikan suhu dengan cepat
Saat air dingin masuk, suhu tubuh akan menyesuaikannya dalam hitungan menit tanpa merusak jaringan. - Tidak menyebabkan peradangan jaringan sehat
Jaringan tenggorokan dan pencernaan dirancang untuk menghadapi variasi suhu makanan dan minuman.
Mengapa Ada Orang Merasa Tidak Nyaman Setelah Minum Air Es?
Walaupun tidak menyebabkan radang, air es bisa memicu sensasi tertentu pada sebagian orang.
1. Sensitivitas Tenggorokan
Orang dengan tenggorokan sensitif atau sedang mengalami iritasi ringan bisa merasa:
- Tidak nyaman
- Gatal
- Batuk sementara
Namun ini bukan radang, melainkan reaksi sementara.
2. Penyempitan Pembuluh Darah Sementara
Air dingin dapat menyebabkan vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah sementara), sehingga terasa tidak nyaman, tetapi tidak menyebabkan inflamasi.
3. Kondisi Medis Tertentu
Pada penderita:
- Alergi
- Asma
- GERD
- Radang tenggorokan aktif
Air es bisa memperparah gejala, bukan sebagai penyebab utama, melainkan sebagai pemicu sementara.
Baca Juga: Sekadar Hiburan atau Kebutuhan? Pentingnya Hobi bagi Kesehatan Mental
Apakah Minum Air Es Aman Jika Dilakukan Setiap Hari?
Aman, Selama…
Minum air es setiap hari umumnya aman bagi orang sehat, dengan catatan:
- Air bersih dan higienis
- Tidak dikonsumsi berlebihan
- Tubuh tidak sedang sakit
Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan air dingin dapat membantu:
- Menyegarkan tubuh
- Meningkatkan kenyamanan saat olahraga
- Membantu hidrasi pada cuaca panas
Kapan Sebaiknya Menghindari Minum Air Es?
Walaupun bukan penyebab radang, ada kondisi di mana sebaiknya mengurangi air es:
Editor : Aryafdillahi HS