2. Kolagen dari Suplemen
Suplemen kolagen umumnya berbentuk kolagen terhidrolisis (collagen peptides). Saat dikonsumsi, kolagen tidak langsung masuk ke kulit, melainkan dipecah menjadi asam amino di sistem pencernaan, lalu digunakan tubuh sesuai kebutuhan.
Beberapa studi menunjukkan konsumsi kolagen secara rutin dapat:
- Meningkatkan elastisitas kulit
- Mengurangi garis halus
- Membantu hidrasi kulit
Namun, hasilnya tidak instan dan sangat bergantung pada gaya hidup serta kondisi tubuh masing-masing.
Kolagen dalam Skincare: Efektif atau Sekadar Melembapkan?
Kolagen juga banyak ditemukan dalam produk skincare seperti serum dan krim wajah. Secara ilmiah:
- Molekul kolagen terlalu besar untuk menembus lapisan kulit
- Kolagen topikal tidak menambah kolagen kulit
- Fungsinya lebih sebagai humektan, yaitu menjaga kelembapan
Artinya, skincare berkolagen tetap bermanfaat, tetapi tidak bisa menggantikan kolagen alami yang hilang.
Baca Juga: Zodiak Libra: Antara Logika, Perasaan, dan Romantis
Bukti Ilmiah: Apa Kata Penelitian?
Beberapa jurnal dermatologi internasional menyebutkan bahwa konsumsi kolagen selama 8–12 minggu dapat memberikan perbaikan pada:
- Elastisitas kulit
- Kekasaran kulit
- Tingkat kelembapan
Namun, para ahli juga menekankan bahwa kolagen bukan solusi tunggal. Efek terbaik terjadi jika dikombinasikan dengan:
- Pola makan seimbang
- Asupan vitamin C
- Perlindungan dari sinar UV
- Tidur cukup
Inilah poin penting dalam menjawab Apakah Kolagen Benar-Benar Bagus untuk Kulit? Ini Penjelasan Ilmiahnya secara ilmiah dan realistis.
Siapa yang Paling Membutuhkan Kolagen?
Kolagen bisa bermanfaat bagi:
Editor : Aryafdillahi HS