LABVIRAL.COM - Pernahkah Anda merasa mata tiba-tiba perih dan berair saat mengupas atau memotong bawang merah? Fenomena ini sangat umum terjadi di dapur, bahkan bagi orang yang sudah terbiasa memasak.
Banyak yang menganggapnya sepele, tetapi di balik “air mata dapur” ini terdapat proses ilmiah yang menarik untuk dipahami.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengapa kita menangis saat mengupas bawang merah? Ini penjelasan ilmiahnya, sekaligus tips praktis untuk menguranginya.
Baca Juga: Bank BNI: Koperasi Swadharma Pematangsiantar Bukan Bagian dari Bank
Apa yang Terjadi Saat Kita Memotong Bawang Merah?
Ketika bawang merah dipotong atau diiris, sebenarnya kita sedang merusak struktur sel-selnya. Di dalam sel bawang terdapat senyawa kimia alami yang tersimpan secara terpisah. Saat sel rusak, senyawa-senyawa ini bercampur dan memicu reaksi kimia.
Reaksi tersebut menghasilkan gas yang disebut syn-propanethial-S-oxide. Gas inilah yang menjadi penyebab utama mata terasa perih dan akhirnya mengeluarkan air mata.
Mengapa Mata Kita Bereaksi dengan Air Mata?
Pertanyaan pentingnya adalah: mengapa kita menangis saat mengupas bawang merah? Ini penjelasan ilmiahnya berkaitan erat dengan sistem pertahanan tubuh.
1. Gas Mengiritasi Mata
Gas dari bawang yang terlepas ke udara akan naik dan mengenai permukaan mata. Ketika gas ini larut dalam air di mata, ia membentuk senyawa asam ringan yang menyebabkan iritasi.
2. Respons Alami Tubuh
Mata manusia memiliki mekanisme perlindungan alami. Ketika ada zat asing atau iritan masuk, kelenjar air mata akan memproduksi cairan lebih banyak untuk “membilas” zat tersebut.
Baca Juga: BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
Editor : Aryafdillahi HS