3. Produksi Air Mata Berlebih
Akibatnya, mata menjadi berair bahkan sampai terasa seperti menangis. Ini bukan karena emosi, melainkan reaksi biologis untuk melindungi mata dari iritasi.
Kandungan Kimia dalam Bawang Merah
Bawang merah mengandung senyawa sulfur (belerang) yang cukup tinggi. Senyawa ini sebenarnya berperan penting dalam pertahanan tanaman dari hama.
Saat bawang dipotong, enzim bernama alliinase akan mengubah senyawa sulfur menjadi bentuk gas yang mudah menguap. Inilah alasan kuat mengapa kita menangis saat mengupas bawang merah? Ini penjelasan ilmiahnya tidak bisa dilepaskan dari kandungan kimia alaminya.
Apakah Semua Orang Akan Menangis?
Menariknya, tidak semua orang merasakan efek yang sama. Ada beberapa faktor yang memengaruhi:
- Sensitivitas mata: Orang dengan mata sensitif lebih mudah teriritasi
- Jenis bawang: Beberapa bawang memiliki kandungan sulfur lebih tinggi
- Cara memotong: Irisan halus biasanya menghasilkan lebih banyak gas
- Lingkungan: Ruangan tertutup membuat gas lebih terkonsentrasi
Baca Juga: 10 Rekomendasi Tablet Samsung Terbaik 2026 untuk Semua Kebutuhan
Cara Mengurangi Air Mata Saat Mengupas Bawang
Meski tidak berbahaya, rasa perih di mata tentu mengganggu. Berikut beberapa cara efektif untuk mengatasinya:
1. Dinginkan Bawang Sebelum Dipotong
Simpan bawang di kulkas selama 15–30 menit. Suhu dingin dapat memperlambat reaksi kimia sehingga gas yang dihasilkan lebih sedikit.
2. Gunakan Pisau Tajam
Pisau tajam meminimalkan kerusakan sel bawang, sehingga gas yang dilepaskan juga lebih sedikit.
3. Potong di Dekat Air Mengalir
Memotong bawang di dekat air atau di bawah ventilasi dapat membantu mengurangi jumlah gas yang mencapai mata.
4. Gunakan Kacamata Pelindung
Meskipun terdengar unik, memakai kacamata dapat menghalangi gas masuk ke mata.
Editor : Aryafdillahi HS