LABVIRAL

Mengapa Kita Menangis Saat Mengupas Bawang Merah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

ilustrasi Mengapa Kita Menangis Saat Mengupas Bawang Merah? Ini Penjelasan Ilmiahnya (Sumber : pinterest / Carol Y. Perez)

LABVIRAL.COM - Pernahkah Anda merasa mata tiba-tiba perih dan berair saat mengupas atau memotong bawang merah? Fenomena ini sangat umum terjadi di dapur, bahkan bagi orang yang sudah terbiasa memasak.

Banyak yang menganggapnya sepele, tetapi di balik “air mata dapur” ini terdapat proses ilmiah yang menarik untuk dipahami.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengapa kita menangis saat mengupas bawang merah? Ini penjelasan ilmiahnya, sekaligus tips praktis untuk menguranginya.

Baca Juga: Bank BNI: Koperasi Swadharma Pematangsiantar Bukan Bagian dari Bank

Apa yang Terjadi Saat Kita Memotong Bawang Merah?

Ketika bawang merah dipotong atau diiris, sebenarnya kita sedang merusak struktur sel-selnya. Di dalam sel bawang terdapat senyawa kimia alami yang tersimpan secara terpisah. Saat sel rusak, senyawa-senyawa ini bercampur dan memicu reaksi kimia.

Reaksi tersebut menghasilkan gas yang disebut syn-propanethial-S-oxide. Gas inilah yang menjadi penyebab utama mata terasa perih dan akhirnya mengeluarkan air mata.

Mengapa Mata Kita Bereaksi dengan Air Mata?

Pertanyaan pentingnya adalah: mengapa kita menangis saat mengupas bawang merah? Ini penjelasan ilmiahnya berkaitan erat dengan sistem pertahanan tubuh.

1. Gas Mengiritasi Mata

Gas dari bawang yang terlepas ke udara akan naik dan mengenai permukaan mata. Ketika gas ini larut dalam air di mata, ia membentuk senyawa asam ringan yang menyebabkan iritasi.

2. Respons Alami Tubuh

Mata manusia memiliki mekanisme perlindungan alami. Ketika ada zat asing atau iritan masuk, kelenjar air mata akan memproduksi cairan lebih banyak untuk “membilas” zat tersebut.

Baca Juga: BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

3. Produksi Air Mata Berlebih

Akibatnya, mata menjadi berair bahkan sampai terasa seperti menangis. Ini bukan karena emosi, melainkan reaksi biologis untuk melindungi mata dari iritasi.

Kandungan Kimia dalam Bawang Merah

Bawang merah mengandung senyawa sulfur (belerang) yang cukup tinggi. Senyawa ini sebenarnya berperan penting dalam pertahanan tanaman dari hama.

Saat bawang dipotong, enzim bernama alliinase akan mengubah senyawa sulfur menjadi bentuk gas yang mudah menguap. Inilah alasan kuat mengapa kita menangis saat mengupas bawang merah? Ini penjelasan ilmiahnya tidak bisa dilepaskan dari kandungan kimia alaminya.

Apakah Semua Orang Akan Menangis?

Menariknya, tidak semua orang merasakan efek yang sama. Ada beberapa faktor yang memengaruhi:

  • Sensitivitas mata: Orang dengan mata sensitif lebih mudah teriritasi
  • Jenis bawang: Beberapa bawang memiliki kandungan sulfur lebih tinggi
  • Cara memotong: Irisan halus biasanya menghasilkan lebih banyak gas
  • Lingkungan: Ruangan tertutup membuat gas lebih terkonsentrasi

Baca Juga: 10 Rekomendasi Tablet Samsung Terbaik 2026 untuk Semua Kebutuhan

Cara Mengurangi Air Mata Saat Mengupas Bawang

Meski tidak berbahaya, rasa perih di mata tentu mengganggu. Berikut beberapa cara efektif untuk mengatasinya:

1. Dinginkan Bawang Sebelum Dipotong

Simpan bawang di kulkas selama 15–30 menit. Suhu dingin dapat memperlambat reaksi kimia sehingga gas yang dihasilkan lebih sedikit.

2. Gunakan Pisau Tajam

Pisau tajam meminimalkan kerusakan sel bawang, sehingga gas yang dilepaskan juga lebih sedikit.

3. Potong di Dekat Air Mengalir

Memotong bawang di dekat air atau di bawah ventilasi dapat membantu mengurangi jumlah gas yang mencapai mata.

4. Gunakan Kacamata Pelindung

Meskipun terdengar unik, memakai kacamata dapat menghalangi gas masuk ke mata.

5. Jangan Menggosok Mata

Saat mata mulai perih, hindari menggosoknya karena bisa memperparah iritasi.

Baca Juga: Stres Berkurang dengan Berkebun? Mengungkap Manfaat Merawat Tanaman

Apakah Menangis Karena Bawang Berbahaya?

Secara umum, menangis akibat bawang merah tidak berbahaya. Ini hanyalah reaksi sementara dan akan hilang dengan sendirinya setelah paparan gas berhenti.

Namun, jika Anda mengalami iritasi berlebihan atau mata terasa sangat sakit, sebaiknya segera bilas dengan air bersih dan istirahatkan mata sejenak.

Fakta Menarik Tentang Bawang Merah

Untuk menambah wawasan, berikut beberapa fakta menarik:

  • Bawang telah digunakan selama ribuan tahun sebagai bahan makanan dan obat tradisional
  • Senyawa sulfur dalam bawang juga bermanfaat bagi kesehatan, seperti membantu sistem imun
  • Semakin segar bawang, biasanya semakin kuat efek “menangisnya”

Baca Juga: 10 Puisi Inspiratif untuk Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026

Jadi, mengapa kita menangis saat mengupas bawang merah? Ini penjelasan ilmiahnya: proses tersebut terjadi karena reaksi kimia yang menghasilkan gas iritan. Gas ini memicu mata untuk memproduksi air mata sebagai bentuk perlindungan alami.

Meskipun terdengar sederhana, fenomena ini menunjukkan betapa kompleks dan canggihnya sistem pertahanan tubuh manusia.

Sekarang Anda sudah tahu alasan ilmiah di balik “air mata bawang”. Ingin dapur Anda lebih nyaman dan bebas drama? Coba praktikkan tips di atas saat memasak berikutnya!

Jika artikel ini bermanfaat, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman atau keluarga. Siapa tahu mereka juga sering penasaran mengapa kita menangis saat mengupas bawang merah? Ini penjelasan ilmiahnya.***

Editor : Aryafdillahi HS

Tags :
BERITA TERKAIT