2. Perhatikan Rambut Jagung
Rambut jagung atau serabut pada bagian ujung jagung sebaiknya berwarna cokelat muda dan terasa sedikit lembut. Jika rambut jagung sudah hitam, kering, atau berlendir, kemungkinan jagung sudah tidak segar.
3. Cek Tekstur Biji Jagung
Tekan perlahan biji jagung menggunakan jari. Jagung segar memiliki biji yang padat, penuh, dan tersusun rapi. Hindari jagung dengan biji yang keriput atau kosong karena kualitasnya sudah menurun.
4. Pastikan Tidak Ada Lubang atau Jamur
Periksa seluruh bagian jagung untuk memastikan tidak ada lubang kecil bekas serangga maupun bercak jamur. Jagung yang berlubang biasanya sudah dimasuki hama dan kualitasnya tidak lagi optimal.
Baca Juga: BNI Dorong Generasi Muda Melek Keuangan Digital lewat Festival Cashless di Melodia 2026
5. Pilih Jagung dengan Aroma Segar
Jagung segar memiliki aroma manis alami yang khas. Jika muncul bau asam atau tidak sedap, sebaiknya hindari karena itu bisa menjadi tanda pembusukan.
Cara Menyimpan Jagung Mentah Agar Tahan Lama
Setelah mengetahui cara memilih jagung berkualitas, langkah berikutnya adalah memahami Cara Memilih dan Menyimpan Jagung Mentah Agar Segar dan Tahan Lama agar kesegarannya tetap terjaga.
1. Simpan Jagung dalam Kondisi Kulit Masih Menempel
Jangan langsung mengupas kulit jagung jika belum akan digunakan. Kulit jagung berfungsi menjaga kelembapan alami dan melindungi biji jagung dari udara luar.
Jagung yang disimpan bersama kulitnya biasanya lebih tahan lama dibandingkan jagung yang sudah dikupas.
2. Masukkan ke Dalam Kulkas
Salah satu cara terbaik menyimpan jagung mentah adalah meletakkannya di dalam kulkas, terutama pada bagian rak sayur.
Simpan jagung dalam kantong plastik berlubang atau wadah tertutup longgar agar sirkulasi udara tetap baik. Dengan cara ini, jagung dapat bertahan segar selama 5–7 hari.
Editor : Aryafdillahi HS