2. Keluarkan Telur dari Kulkas Sebelum Direbus
Banyak orang langsung merebus telur yang baru dikeluarkan dari kulkas. Padahal, perubahan suhu yang terlalu drastis dapat meningkatkan risiko telur retak saat direbus.
Biarkan telur berada pada suhu ruang selama sekitar 10–15 menit sebelum dimasukkan ke dalam air panas. Cara ini membantu telur beradaptasi dengan suhu lingkungan dan mengurangi kemungkinan pecah selama proses perebusan.
Baca Juga: 21 Ide Permainan Tradisional untuk Class Meeting yang Seru dan Edukatif
3. Gunakan Air yang Cukup untuk Menutupi Telur
Masukkan telur ke dalam panci lalu tambahkan air hingga seluruh permukaan telur terendam sempurna. Sebaiknya gunakan air sekitar 2–3 cm di atas permukaan telur.
Air yang cukup membantu panas menyebar secara merata sehingga tingkat kematangan telur lebih konsisten. Selain itu, telur juga tidak mudah berbenturan satu sama lain yang dapat menyebabkan retak.
4. Tambahkan Sedikit Garam atau Cuka
Salah satu trik yang sering digunakan banyak orang adalah menambahkan sedikit garam atau cuka ke dalam air rebusan.
Manfaatnya antara lain:
- Membantu mencegah kebocoran jika kulit telur retak.
- Membantu proses pengelupasan kulit telur menjadi lebih mudah.
- Menjaga bentuk putih telur tetap rapi saat terjadi retakan kecil.
Anda cukup menambahkan sekitar satu sendok teh garam atau satu sendok makan cuka ke dalam panci berisi air rebusan.
5. Rebus dengan Waktu yang Tepat
Waktu perebusan menjadi faktor penting untuk mendapatkan hasil yang sesuai kebutuhan. Setelah air mulai mendidih, kecilkan api hingga sedang dan hitung waktu perebusan.
Baca Juga: BNI Distribusikan 1.200 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah Indonesia
Editor : Aryafdillahi HS