- Plastik wrap berkualitas baik.
- Aluminium foil.
- Kantong plastik kedap udara.
Pastikan tidak ada celah udara yang memungkinkan aroma keluar dari kemasan.
2. Gunakan Wadah Kedap Udara
Setelah dibungkus, simpan terasi dalam wadah kedap udara. Langkah ini memberikan perlindungan ganda yang sangat efektif untuk mencegah penyebaran aroma.
Pilih wadah dengan karakteristik berikut:
- Memiliki penutup yang rapat.
- Terbuat dari plastik food grade atau kaca.
- Tidak mudah menyerap aroma.
Wadah kedap udara juga membantu menjaga kelembapan terasi agar teksturnya tetap baik selama penyimpanan.
3. Pisahkan dari Bahan Makanan Siap Santap
Meskipun sudah dikemas dengan baik, sebaiknya terasi tidak disimpan berdekatan dengan makanan siap santap seperti:
- Buah-buahan.
- Kue.
- Produk susu.
- Makanan matang.
Pemisahan ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan perpindahan aroma dan menjaga kualitas makanan lain yang ada di dalam kulkas.
4. Simpan di Rak Khusus Bumbu
Jika memungkinkan, sediakan area khusus untuk menyimpan bumbu-bumbu beraroma kuat seperti terasi, petis, atau ikan asin.
Rak khusus membantu:
- Mengorganisir isi kulkas dengan lebih baik.
- Meminimalkan penyebaran aroma.
- Memudahkan pencarian saat dibutuhkan.
Penataan yang rapi juga membuat kulkas lebih higienis dan nyaman digunakan sehari-hari.
5. Hindari Kontaminasi Saat Mengambil Terasi
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah mengambil terasi menggunakan sendok atau tangan yang basah. Kelembapan yang masuk ke dalam kemasan dapat mempercepat pertumbuhan jamur dan menurunkan kualitas terasi.
Editor : Aryafdillahi HS