Inilah alasan mengapa banyak program fitness memasukkan plank sebagai latihan wajib.
5. Meningkatkan Keseimbangan dan Fleksibilitas
Saat melakukan plank, tubuh belajar menjaga keseimbangan secara optimal. Otot bahu, pinggul, dan kaki bekerja bersama untuk mempertahankan posisi tubuh.
Selain itu, plank juga membantu meregangkan beberapa kelompok otot seperti bahu, tulang belakang, hingga hamstring.
Keseimbangan dan fleksibilitas yang baik sangat penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta mencegah cedera.
6. Meningkatkan Fokus dan Mental
Tidak banyak yang menyadari bahwa plank juga melatih mental. Menahan posisi tubuh selama 30 detik membutuhkan fokus dan konsentrasi.
Latihan ini membantu melatih disiplin, ketahanan mental, dan kemampuan mengontrol tubuh. Bahkan, beberapa orang merasa plank membantu mengurangi stres karena tubuh menjadi lebih rileks setelah latihan.
Baca Juga: Beli Tiket Konser 20 Tahun Suara Sammy Simorangkir Pakai wondr by BNI Bisa Dapat Diskon 20%
Cara Melakukan Plank yang Benar
Agar manfaat plank maksimal dan terhindar dari cedera, berikut langkah-langkah melakukan plank dengan benar.
Posisi Dasar Plank
- Posisikan tubuh seperti ingin push-up.
- Letakkan siku tepat di bawah bahu.
- Pastikan tubuh lurus dari kepala hingga tumit.
- Kencangkan otot perut dan bokong.
- Tahan posisi selama 30 detik.
Kesalahan yang Harus Dihindari
- Pinggul terlalu turun
- Bokong terlalu tinggi
- Menahan napas
- Posisi siku terlalu jauh dari bahu
Jika baru mulai, Anda bisa mencoba 15–20 detik terlebih dahulu lalu meningkatkannya secara bertahap.
Mengapa 30 Detik Sudah Cukup?
Banyak orang berpikir olahraga harus dilakukan lama agar efektif. Faktanya, konsistensi jauh lebih penting dibanding durasi panjang yang tidak rutin dilakukan.
Editor : Aryafdillahi HS