LABVIRAL

NPD: Gangguan Kepribadian dengan Citra Diri yang Rapuh

NPD: Gangguan Kepribadian dengan Citra Diri yang Rapuh (Sumber : pinterest / priliata samsir)

LABVIRAL.COM - NPD: Gangguan Kepribadian dengan Citra Diri yang Rapuh sering kali disalahpahami sebagai sekadar sikap narsis atau rasa percaya diri berlebihan. Padahal, di balik tampilan penuh keyakinan tersebut, terdapat masalah psikologis yang kompleks dan mendalam.

Narcissistic Personality Disorder (NPD) merupakan gangguan kepribadian yang berdampak besar pada cara seseorang memandang diri sendiri, membangun relasi, dan berfungsi dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel ini membahas NPD secara komprehensif, berbasis pemahaman psikologi klinis, dengan bahasa yang mudah dipahami dan relevan bagi pembaca awam maupun akademis.

Baca Juga: Waspada Virus Nipah, Penyakit Berbahaya yang Masih Jarang Dikenal

Apa Itu NPD?

Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan kepribadian yang ditandai dengan pola pikir, perasaan, dan perilaku yang menunjukkan kebutuhan berlebihan akan pengakuan, rasa superioritas, serta kurangnya empati terhadap orang lain.

Namun, penting untuk dipahami bahwa NPD: Gangguan Kepribadian dengan Citra Diri yang Rapuh bukan sekadar “terlalu mencintai diri sendiri”. Justru, inti masalahnya terletak pada citra diri yang tidak stabil dan rapuh, yang kemudian ditutupi dengan sikap grandiositas.

Menurut kriteria diagnostik psikologi, NPD biasanya mulai tampak sejak awal masa dewasa dan terjadi secara konsisten dalam berbagai konteks kehidupan.

Ciri-Ciri Utama NPD

1. Rasa Diri yang Terlalu Penting

Individu dengan NPD sering merasa dirinya unik, istimewa, dan lebih unggul dibanding orang lain. Mereka mengharapkan perlakuan khusus meskipun tanpa pencapaian yang sepadan.

2. Kebutuhan Validasi yang Tinggi

Pujian, pengakuan, dan perhatian bukan sekadar keinginan, melainkan kebutuhan emosional. Tanpa itu, mereka bisa merasa hampa, marah, atau terancam.

3. Kurangnya Empati

Salah satu ciri paling menonjol dari NPD adalah kesulitan memahami atau peduli terhadap perasaan orang lain, terutama jika tidak berkaitan dengan kepentingan diri sendiri.

Editor : Aryafdillahi HS

Tags :
BERITA TERKAIT