4. Kurangnya Nutrisi dan Hidrasi
Mata memerlukan vitamin A, C, dan E, serta mineral seperti zinc untuk tetap sehat. Dehidrasi atau kekurangan nutrisi membuat mata lebih cepat lelah dan sensitif terhadap cahaya. Ini juga menjadi penyebab menatap layar komputer terlalu lama yang sering diabaikan, karena kebanyakan orang fokus ke faktor eksternal saja.
5. Kualitas Layar dan Resolusi
Layar dengan resolusi rendah atau refresh rate yang tidak cocok dapat memaksa mata bekerja lebih keras. Mata yang terus menyesuaikan fokus akan cepat lelah, sehingga menatap layar terasa lebih lama dan melelahkan.
6. Kebiasaan Multi-Tasking
Sering membuka banyak tab atau aplikasi sekaligus membuat otak bekerja ekstra. Fokus berpindah-pindah dari satu layar ke layar lain meningkatkan ketegangan mata tanpa sadar. Ini juga termasuk penyebab menatap layar komputer terlalu lama yang sering diabaikan.
Baca Juga: Journaling: Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengubah Mood
Dampak Menatap Layar Terlalu Lama
Jika dibiarkan, menatap layar terlalu lama bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, antara lain:
- Mata kering, gatal, dan merah
- Sakit kepala dan migrain
- Nyeri leher, punggung, dan bahu
- Gangguan tidur akibat paparan cahaya biru
- Penurunan produktivitas dan fokus
Mengetahui penyebabnya adalah langkah pertama untuk mencegah masalah ini.
Cara Mengurangi Risiko Menatap Layar Terlalu Lama
Berikut tips praktis yang bisa kamu lakukan:
1. Terapkan Aturan 20-20-20
Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 6 meter selama 20 detik. Ini membantu otot mata rileks.
2. Atur Pencahayaan dan Kecerahan Layar
Pastikan ruangan cukup terang dan layar tidak terlalu kontras. Gunakan filter anti-glare jika perlu.
3. Perbaiki Posisi Duduk
Gunakan kursi yang nyaman, layar sejajar mata, dan punggung lurus. Jangan lupa berdiri atau bergerak sesekali.
Editor : Aryafdillahi HS