4. Konsumsi Kafein Berlebihan
Minum kopi atau teh dalam jumlah berlebihan saat sahur dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperparah rasa mual, terutama bagi yang sensitif terhadap kafein.
5. Gula Darah Turun
Hipoglikemia atau penurunan gula darah juga bisa menyebabkan mual. Biasanya disertai dengan gemetar, keringat dingin, dan rasa lemas.
Memahami penyebabnya adalah langkah awal untuk menerapkan solusi yang tepat.
Sering Mual Saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Secara Alami
Setelah mengetahui penyebabnya, berikut beberapa cara efektif dan aman yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi mual saat puasa.
Baca Juga: Inspirasi Hampers Lebaran 2026: Dari Tradisional hingga Kekinian
1. Perbaiki Menu Sahur
Pilih makanan dengan komposisi seimbang:
- Karbohidrat kompleks (nasi merah, oatmeal, roti gandum)
- Protein (telur, ayam, tahu, tempe)
- Serat (sayuran dan buah)
- Lemak sehat secukupnya
Hindari makanan pedas, asam, dan terlalu berminyak karena dapat mengiritasi lambung.
2. Terapkan Pola Makan Bertahap Saat Berbuka
Saat berbuka, jangan langsung makan dalam porsi besar. Mulailah dengan:
- Air putih
- Kurma secukupnya
- Sup hangat ringan
Setelah itu, beri jeda sebelum makan utama agar sistem pencernaan tidak kaget.
3. Penuhi Kebutuhan Cairan
Gunakan pola 2-4-2:
Editor : Aryafdillahi HS