LABVIRAL

Bijak Mengatur Screen Time Anak di Zaman Serba Digital

Bijak Mengatur Screen Time Anak di Zaman Serba Digital (Sumber : pinterest / Parenting Quotient)

LABVIRAL.COM - Perkembangan teknologi membawa banyak manfaat bagi keluarga. Anak-anak kini bisa belajar dari video edukatif, aplikasi interaktif, hingga kelas daring. Namun di sisi lain, penggunaan gadget yang berlebihan berpotensi mengganggu kesehatan fisik, emosional, dan sosial mereka.

Karena itu, Bijak Mengatur Screen Time Anak di Zaman Serba Digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Artikel ini akan membantu Anda memahami dampak screen time, rekomendasi durasi ideal, serta strategi praktis yang bisa langsung diterapkan di rumah—berdasarkan panduan lembaga kesehatan terpercaya dan pengalaman nyata dalam mendampingi anak di era digital.

Baca Juga: Inspirasi Hadiah Valentine yang Menghangatkan Hati

Mengapa Screen Time Perlu Diatur?

Layar bukan musuh. Yang perlu diwaspadai adalah penggunaan tanpa batas dan tanpa pendampingan. Organisasi seperti World Health Organization dan American Academy of Pediatrics telah mengeluarkan rekomendasi terkait durasi penggunaan layar pada anak berdasarkan usia.

Beberapa alasan mengapa orang tua perlu lebih sadar dalam mengatur screen time:

  • Gangguan konsentrasi dan fokus
  • Masalah tidur akibat paparan cahaya biru
  • Risiko keterlambatan perkembangan bahasa pada anak usia dini
  • Berkurangnya interaksi sosial langsung
  • Potensi kecanduan digital

Namun, dengan pendekatan yang tepat, teknologi justru bisa menjadi alat belajar yang efektif.

Rekomendasi Durasi Screen Time Berdasarkan Usia

Berikut panduan umum yang banyak dijadikan acuan oleh para ahli:

Usia 0–2 Tahun

  • Sebaiknya tidak terpapar layar, kecuali untuk video call dengan keluarga.
  • Fokus pada stimulasi langsung seperti bermain, membaca buku, dan interaksi tatap muka.

Usia 2–5 Tahun

  • Maksimal 1 jam per hari.
  • Pilih konten edukatif dan dampingi saat menonton.

Usia 6–12 Tahun

  • Maksimal 1–2 jam per hari di luar kebutuhan sekolah.
  • Pastikan ada keseimbangan dengan aktivitas fisik dan sosial.

Remaja

  • Tetapkan batasan waktu yang disepakati bersama.
  • Diskusikan tanggung jawab digital dan keamanan online.

Setiap anak unik. Durasi ini adalah panduan umum, bukan aturan kaku. Orang tua tetap perlu menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keluarga.

Strategi Bijak Mengatur Screen Time Anak di Zaman Serba Digital

Baca Juga: Rekomendasi Anime Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Watchlist

Editor : Aryafdillahi HS

Tags :
BERITA TERKAIT