Kesalahan yang Perlu Dihindari
Dalam praktiknya, beberapa reaksi justru memperparah tantrum:
- Membentak atau memukul
- Mempermalukan anak di depan umum
- Mengancam tanpa konsisten
- Menyerah demi menghentikan tangisan
Hukuman fisik mungkin menghentikan perilaku sesaat, tetapi berdampak jangka panjang pada kepercayaan diri dan kesehatan mental anak.
Penelitian menunjukkan bahwa disiplin keras meningkatkan risiko kecemasan dan agresivitas di masa depan.
Kapan Perlu Konsultasi Profesional?
Tantrum adalah hal normal. Namun, pertimbangkan berkonsultasi dengan dokter anak atau psikolog jika:
- Tantrum berlangsung sangat lama dan intens
- Anak menyakiti diri sendiri atau orang lain
- Terjadi sangat sering dan ekstrem
Organisasi seperti World Health Organization juga menekankan pentingnya dukungan kesehatan mental sejak usia dini.
Mencari bantuan bukan berarti Anda gagal sebagai orang tua. Justru itu langkah bertanggung jawab.
Mengapa Pendekatan Tanpa Kekerasan Lebih Efektif?
Pendekatan ini membantu anak:
- Belajar mengenali emosi
- Mengembangkan empati
- Membangun hubungan aman dengan orang tua
- Tumbuh dengan rasa percaya diri
Dalam jangka panjang, anak yang dibesarkan dengan disiplin positif cenderung lebih stabil secara emosional dan sosial.
Cara Efektif Mengatasi Tantrum Tanpa Kekerasan bukan hanya soal menghentikan tangisan, tetapi membentuk fondasi kecerdasan emosional anak.
Baca Juga: Rekomendasi Hampers Natal Simpel tapi Tetap Elegan
Editor : Aryafdillahi HS