2. Bekam Basah
Bekam basah dilakukan dengan membuat sayatan kecil pada permukaan kulit setelah proses vakum pertama. Setelah itu, cangkir kembali dipasang agar sejumlah kecil darah keluar.
Jenis bekam ini harus dilakukan secara higienis oleh praktisi yang terlatih untuk mengurangi risiko infeksi.
3. Bekam Geser
Pada bekam geser, kulit terlebih dahulu diolesi minyak, kemudian cangkir digerakkan perlahan di atas permukaan kulit sehingga memberikan efek menyerupai pijatan.
Baca Juga: Apakah Toy Story 5 Cocok untuk Semua Umur? Simak Rating Usia dan Ulasan Lengkapnya
Bagaimana Cara Kerja Bekam?
Banyak orang bertanya-tanya bagaimana terapi bekam dapat memberikan efek pada tubuh.
Saat cangkir ditempelkan pada kulit, tekanan negatif akan menarik jaringan kulit ke atas sehingga:
- meningkatkan aliran darah lokal;
- merangsang jaringan di bawah kulit;
- membantu mengurangi ketegangan otot;
- memberikan efek relaksasi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan aliran darah pada area yang diterapi dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada sebagian orang. Namun, mekanisme pastinya masih terus diteliti sehingga manfaat bekam belum dapat dianggap sebagai terapi utama untuk semua kondisi medis.
Manfaat Bekam yang Banyak Dikenal
Terapi bekam telah lama digunakan untuk berbagai tujuan kesehatan. Berikut beberapa manfaat yang paling sering dikaitkan dengan terapi ini.
Membantu Meredakan Nyeri Otot
Bekam sering digunakan oleh orang yang mengalami pegal, nyeri punggung, leher kaku, maupun nyeri bahu.
Peningkatan aliran darah pada area tertentu dipercaya membantu mengurangi ketegangan otot sehingga rasa tidak nyaman berkurang.
Editor : Aryafdillahi HS