- infeksi apabila alat tidak steril;
- perdarahan ringan;
- terbentuknya jaringan parut pada sebagian orang.
Karena itu, penting memastikan terapi dilakukan menggunakan alat steril dan mengikuti prosedur kebersihan yang baik.
Siapa yang Sebaiknya Tidak Menjalani Bekam?
Tidak semua orang dianjurkan menjalani terapi bekam.
Bekam sebaiknya dihindari atau dilakukan hanya setelah berkonsultasi dengan dokter pada kondisi berikut:
- gangguan pembekuan darah;
- sedang mengonsumsi obat pengencer darah;
- anemia berat;
- luka terbuka atau infeksi kulit;
- penyakit kulit tertentu;
- kehamilan pada area tubuh tertentu;
- kondisi kesehatan yang menyebabkan daya tahan tubuh sangat lemah.
Jika memiliki penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, atau kanker, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mencoba terapi bekam.
Persiapan Sebelum Bekam
Agar terapi berjalan lebih nyaman, beberapa persiapan berikut dapat dilakukan:
Konsumsi makanan secukupnya
Hindari menjalani bekam dalam kondisi perut benar-benar kosong atau terlalu kenyang.
Minum air putih
Pastikan tubuh tetap terhidrasi sebelum terapi.
Gunakan pakaian yang nyaman
Pilih pakaian longgar agar area yang akan diterapi mudah dijangkau.
Sampaikan riwayat kesehatan
Informasikan kepada terapis apabila memiliki alergi, penyakit tertentu, atau sedang mengonsumsi obat-obatan.
Perawatan Setelah Bekam
Setelah terapi selesai, lakukan beberapa langkah berikut:
Editor : Aryafdillahi HS